Home / Tips Bekerja / Calon Karyawan Kontrak Harus Pintar Negosiasi Gaji

Calon Karyawan Kontrak Harus Pintar Negosiasi Gaji

JAKARTA - Kata siapa menjadi karyawan kontrak gajinya kecil? Memang sebagian seperti itu. Kendati penghasilan karyawan kontrak terbilang kecil, kita kudu pintar negosiasi gaji sebelum sah menjadi karyawan kontrak.

Mengapa demikian? Pekerja kontrak mempunyai kejelasan target dan sasaran yang harus dicapai oleh mereka. Dari kejelasan itulah, mereka bisa mengambil kesempatan untuk mendapatkan gaji sesuai dengan kinerjanya. Eits, tapi tunggu dulu, kamu juga harus mempunyai alasan dan nilai jual yang tinggi ketika bernegosiasi gaji.

Seperti dinukil dari buku yang berjudul Sukses Karyawan Kontrak, karangan Oktav P. Zamani, terbitan PPM Manajemen, kamu dapat menyesuaikan tawaran atas gaji yang diinginkan, namun harus menyiapkan diri sebaik mungkin sesuai kebutuhan sang pengontrak. Bicara mengenai kebutuhan, semua orang pasti mempunyai kebutuhan besar, apalagi bagi pekerja yang sudah berkeluarga.

Oktav menyampaikan, pada saat wawancara kerja dan bernegosiasi gaji, kalian harus dapat meyakinkan si pewawancara bahwa kita bisa mencapai target dan sasaran. Ini dimaksudkan agar negosiasi mendapatkan hasil yang memuaskan. Selain itu, kita harus menguasai beberapa keterampilan sebaik mungkin, seperti pengalaman magang pada waktu kuliah atau keahlian-keahlian lain yang berkaitan dengan job desk-nya.

Tapi patut diingat, sebelum melakukan negosiasi, tentukan tujuan serta target apa yang ingin dicapai. Kemudian, hal yang paling penting adalah harus konsisten dengan janji kalian ketika wawancara, sehingga si pewawancara akan percaya. Nah, menjadi karyawan kontrak juga punya keuntungannya kan. Jadi, jangan takut untuk mencoba berkarier sebagai karyawan kontrak. (ade)

sumber : okezone.com